Tuesday, October 9, 2012

Japan: Day 10

18 September 2012.
Hari ini kita pergi ke Fukushima, daerah yang terkena pengaruh akibat gempa tahun lalu. Jadi Fukushima tu tempatnya nuklir dan radioaktif lah. Pas gempa terjadi insiden, sehingga sekitaran Fukushima terkontaminasi radioaktif. Dari Kitakami ke Sendai naik shinkansen lagi, transit bentar buat makan siang, trus ke Fukushima. Oya sekedar info, Sendai itu kota besar dan termasuk salah satu dari 4 kota yg paling ingin dikunjungi orang Jepang.


sendai


makan siang. udon (mie) ga enak, jd makan udangnya aja ._.

Nyampe di stasiun Shinshirakawa, Fukushima, kita naik bis ke desa Ten'ei sekitar 30 menit. Di Desa Ten'ei kita ke Ten'ei Village Office dan disambut sama semacam kepala desanya. Orientasi singkat mo ngapain aja disini dan dikasih hadiah gitu. Mainan yg diputer-puter tapi bakal berdiri tegak lagi. Apa sih namanya -_-" Daruma doll ya? :s



mainannya nih
Setelah sambutan, kita dianter ke Kashiwaya ryokan (Japanese traditional inn). Penginapannya itu pokoknya jepang banget! Mulai dari masuk, sepatu dilepas terus pake sendal. Mau masuk toilet, sendalnya beda lagi. Terus di kamar lantainya tatami dan tempat tidurnya pake futon (kasur kayak di doraemon). Oya, kita dikasih kamar sesuai negara dan jenis kelamin. Jadi dari Indonesia ceweknya ada 4, jadi 1 kamar. Tapi kamarnya gede banget :o

mba rindha UB lagi nyiapin futon (tempat tidur ala jepang)

kamarnya luas banget :o
Hari ini memang gak banyak ngapa-ngapain karena kebanyakan ngabisin waktu di perjalanan. Jadi nyampe Fukushima, istirahat deh. Oya, beberapa foto diambil sama Dara dan Vu karena saya ga banyak moto. Males banget ngeluarin kamera -_-"

Thursday, October 4, 2012

Japan: Day 9

17 September 2012.

Biarpun ini hari Senin, tapi kita libur soalnya di Jepang lagi tanggal merah. Tau gak ini hari apa? Respect-for-the-Aged Day! Yep ini hari buat menghormati orang-orang yg sudah tua. Biasanya diadain tiap hari senin ke-3 di bulan September. Agak kaget saya, baru ini denger yg kayak gini. Instantly admiring Japan!

Libur ini saya, Aini, Syafarah (Malaysia), Nok (Laos), Anne (Filipin) berencana jalan bareng di sekitaran hotel aja. Beberapa anak ada yg ke museum di luar kota. Karna pake duit sendiri dan biayanya lebih dari 200.000-an rupiah PP, belum lagi tiket masuknya, kita ogah. Maklum di negeri orang, apalagi yg serba mahal gini, yg dulunya dermawan langsung pada pelit macam orang susah.

Di Kitakami, hotel kita yg sebelahan sama stasiun jelas tempat strategis. Mo kemana-mana deket tinggal jalan kaki. Kita trus nyobain ke kuil Jepang. Jadi kalo kuil Jepang selain mereka punya kuil utama yg gede, mereka punya semacam kuil-kuil kecil sendiri buat berdoa untuk cinta, kekayaan, pendidikan, dan semacamnya. Si Nok dan Anne langsung berdoa karna mereka agamanya Buddha. Kata Nok, di tempatnya cuma ada kuil satu biji yg gede tanpa ada kuil-kuil kecil tersendiri buat doa macem-macem jenis gitu.

ini kuil tampak depan. gausa nyari saya di foto ini, ga bakal nemu


Anne sama Nok lagi bersuci dulu sebelum berdoa dan masuk kuil


ini kuil utamanya. sebelah kiri ada gantungan harapan

Nok lagi berdoa buat studi-nya
Habis dari kuil kita ke mall dengan niat cuma window shopping. Eh gataunya ada sale, emang dasar wanita akhirnya pulang-pulang nenteng belanjaan deh. Sepatu harga 500 yen. Bayangin dong, belanja sepatu di mall bayarnya pake receh. Sekedar info di Jepang, recehan nominalnya dari 1 yen sampe 500 yen. Kalo uang kertas dari 1000 yen sampe 10.000 yen. Terus kita ke toko 100an yen. Gak pas 100 yen sih ternyata, 105 yen gitu *pajak kali ya* Gak banyak yg bisa dibeli buat oleh-oleh disini karna kebanyakan barang-barang buat kebutuhan sehari-hari sih mulai dari cooking utensils dan peralatan makan sampe notes, alat make up dan sebagainya. Yang khas ke-Jepang-an hampir ga ada :| Emang bukan tempat oleh-oleh sih. Di perjalanan pulang ke hotel, ketemu sekelompok anak sepantaran SD. Pas papasan mereka langsung nyapa "KONNICHIWA!". Kaget campur seneng! Ramah banget :">

on the way to mall
mall nya keliatan biasa aja. soalnya Kitakami kota kecil.
Sakurano itu semacam department store kayak Matahari

makan siang: chicken curry. beli di kedai Kebab kemaren.
uuh ayaam~ oishii desu yo! :9

Malemnya, saya, Nini, Aini, Syafarah, Chau dan William makan ke warung okonomiyaki. Okonomiyaki harganya 580 yen. Bisa pilih mo isi apa, ada gurita, cumi, udang, ayam, dll. Terus kita juga bisa milih mau dimasakin atau kita masak sendiri. Ya masak sendiri lah! Jadi tempat duduknya lesehan gitu. Mejanya sudah jadi satu sama tempat penggorengan mini gitu. Kita dikasih adonannya, yg bahan utamanya telur, terus tinggal di masak aja. Dan punya Will yg paling abstrak bentuknya dan paling lama jadi, karena dia duduk di pinggir dan panasnya gak gitu merata sampe sana. Kalo udah jadi tinggal nambahin bumbu sesuka kita, kayak bubuk cabe, kecap asin dan lain-lain. Seru!

yg kuning sebelah kanan itu adonannya. air putih gratis (kayak di Jogja)
punya Will sebelah kiri atas.
pas mo ngebalik, karna belum mateng bawahnya, langsung amburadul :))
okonomiyaki saya isi ebi :)
Gak banyak yg bisa diceritain hari ini karna hari libur. Lagi-lagi saya minta maaf karna baru bisa nge-post sekarang dengan alasan klise, tight schedule dan nyampe rumah langsung capek~

Weekly Report 1

Jadi habis hari ke-8 di Hiraizumi, anak course A disuruh bikin laporan gimana perasaan mereka semingguan ini. Karna kata Koshiro-san, koordinator saya, ini laporan gak formal dan sesuka hati mo nulis apa. Saya jadi nulisnya ga niat gitu. Dan minggu berikutnya kita juga dikasih tugas yg sama, jadi akhirnya kayak weekly report gitu. Kalo pengen tau saya nulis apa, simak aja. Kurang lebih sama kayak di blog post kemaren-kemaren lah :))

First of all, I am not good at writing, but I'll try.

September 9, 2012.
I still couldn't believe that I had arrived in Japan. I would like to say thank you very much to Japanese Government and JOCA who had chosen me over others to join this Kizuna program. When I was arrived at Narita Airport, I couldn't find anyone from JOCA. A police officer came to me and asked if there is anything he could help. I was surprised. Did I really look like a person who got lost or something? But I was impressed with sprightly police officer in Japan. Later, you and Machiko-san picked me up.
When I went to the toilet, I was like so countrified because of the technology you got here in Japan. Moreover, the participants got 1 room for 1 person. It is very nice. I loved Japan already.

September 10, 2012.
I was impressed how the JOCA staffs were very concerned about any participants' prohibition of food. They served us very well. The welcome party was fun because I could get to know more about another countries.

September 11, 2012.
The participants learned about Japanese language with Akiko-sensei. Though it was still basic one, but I had so much fun. Finding mate by asking about their countries and majors with Japanese language only. I got new friends!
In Yokohama Cosmo World, we got tickets for free. What kind hearted people JOCA staffs are :D The view was very beautiful, especially in the evening.

September 12, 2012.
On this day, I just realized about what I am going to do in Japan. It is not for fun, but to learn and experience anything, especially anything related to the Great East Japan Earthquake. There was a program orientation of stricken area after lunch. I got knowledge from it, and it will be very useful for my study.

September 13, 2012.
The Cupnoodle Museum Tour was very exciting. I love how we could make our own chicken ramen. That part is really memorable.

September 14, 2012.
This day was a day I had been wanting for so long. Experiencing Shinkansen!! It was so cool because its speed is unbeatable for any kinds of train in this world.

September 15, 2012.
Participating in Tono festival was a lot of fun! Though it made my feet hurt because of walking around the town for 3 hours, but I got to see the awesomeness of Japanese culture. I was really enjoyed. Moreover, Japanese people are very nice. Although I told them that I only understand a little of Japanese language, but they kept talking to me like I knew what they said. I love their hospitality.

September 16, 2012.
Sightseeing in Hiraizumi was amazing! I felt so lucky to be selected in this Kizuna Program, because I got to know more about Japanese life, culture and history, which I couldn't afford to buy them all. So meaningful.

After all, I felt lucky to have you, Koshiro-san, as my coordinator. You are nice, caring, and funny person! You are just like a character in manga or anime :))
Anyway, thank you for managing everything for us. It must be hard to be a coordinator of different characteristic of persons.

Oke. A bit exaggerated, I admit it. Dan jelas keliatan ga niatnya, yg penting selese aja :hammer:

Tuesday, September 25, 2012

Japan: Day 8

16 September 2012
Jadwal hari ini kita ke luar kota lagi nih. Kali ini ke Hiraizumi buat sightseeing. Buat yg gak tau Hiraizumi → Hiraizumi is one of world heritage: temples, gardens and archaeological sites representing the Buddhist pure land. Jadi semacam kota yg menyimpan banyak sejarah Jepang. Seperti biasa dari Kitakami ke Hiraizumi kita naik kereta lagi. Di kereta, ketemu sekelompok nenek-nenek ramah yang (lagi-lagi) ngajak saya ngobrol. Ramah banget sih orang Jepang. Terus saya ditanyain "Nihon no tabemono wa oishii desuka?" (makanan Jepang enak gak?). Masa iya saya jawab nggak, walo sebenernya emang nggak :'< Tapi ada yg enak sih, jadi saya jawab enak! Trus dikasih roti deh, dia bilang "coba deh, ini juga enak" (pake bahasa jepang tentunya). Uuuh bener-bener deh orang Jepang ini, bikin saya salut. Bayangin aja, kalian di negeri orang terus disapa dan diajak ngobrol ama orang asli sana. Pasti seneng deh. Jadi coba tegur turis asing kalo di Indo ya *songong*

ini rotinya. rasa buah berry gitu
penampakan depan stasiun Hiraizumi





Nyampe Hiraizumi, kita naik bis ke Chuuson-ji temple. Umurnya udah 9 abad, tapi masih kokoh. Terus ada semacam aula yg dilapisin emas, interior maupun exterior-nya. Kalo di indo udah bopeng-bopeng kali ya dimalingin :x Tapi sayang banget ga boleh foto dalemnya. Kebanyakan sih tempat berdoa para penganut buddha. Jadi temen-temen dari Vietnam, Thailand dll yg agamanya buddha ikutan berdoa juga disini. Oya biaya masuknya 800 yen. Alhamdulillah saya dibayarin plus ama tour guide-nya (walo ga gitu merhatiin tour guide ngomong apa). Haha makanya saya ga bisa cerita banyak tentang Hiraizumi, liat fotonya aja ya :p

penampakan bisnya. ni buru-buru motonya, dah disuruh naik aja

tiket bisnya 400 yen keliling Hiraizumi (1-day pass)



gerbang masuk ke chuuson-ji temple. harus mendaki 800 meter :(
ini seberangnya gerbang masuk Chuuson-ji temple



Dal lagi bersihin diri (semacam wudhu) sebelum berdoa di kuil


ini tour guide-nya lagi jelasin. bhs inggrisnya oke loh
*salah fokus*



ini gantungan harapan nih depan kuil





Habis tu kita makan siang di restoran trus ke Motsu-ji temple. Biaya tiket masuknya 500 yen (sapatau ada yg pengen dateng). Jadi dulu Motsu-ji temple ini satu set yang kompleks berisikan kuil, pagoda dan aula. Sekarang sisa puing-puingannya aja terus dibuat seolah-olah surga versi agama Buddha. Umurnya udah 850 tahun. Oya lebih bagus ngunjungin pas musim gugur; warnanya daun pepohonan cantik atau pas musim dingin; danaunya jadi beku. Ini saya ngunjungin pas akhir musim panas. Panasnya ga jauh beda ama di Indonesia -_-"

makan siang aneka tahu. zzz yg enak dimakan cuma 2 biji :'

masuk ke motsu-ji temple


itu yg ada asepnya, katanya kalo kita kenain asepnya ke kepala, bisa bikin pinter







ini buat tempat berdoa, pukul loncengnya terus berdoa deh




Habis dari Motsu-ji temple langsung balik ke Kitakami. Malemnya saya ke Twin Mall Plaza lagi beli takoyaki isi udang, soalnya yg isi gurita udah habis. Eh terus dikasih taiyaki gratis. Padahal kemaren si Faizi beli takoyaki, tapi ga dikasih taiyaki :)) Taiyaki itu semacam kue sus berbentuk ikan.

takoyakinya enak bett!
tai = ikan ; yaki = goreng. enak taiyakinya :9
Siip, selesai hari ke-8. Maaf ya isinya kebanyakan foto, soalnya ga merhatiin tour guide pas sightseeing sih :p